Syukuri Kerja Shit Malam


Kerja, aktivitas yang harus segera diselesaikan pada saat jam kerja normal, karena apabila terlampau lambat, bisa-bisa kerja kita akan bertambah sampai malam hari. Sebagian orang lebih memilih kerja dengan mengambil jam shif pagi ketimbang shift malam hari. Malam adalah waktunya tubuh beristirahat. Tapi untuk sebagian orang, malam hari adalah waktunya untuk bekerja. Ya, biasanya kerja shift yang bergantian dengan shift siang.

Siklus tidur pun menjadi terbalik karena tubuh harus berkoordinasi dengan waktu yang terbalik. Sering kali saat shift malam tak sengaja tertidur karena suasana luar yang gelap dan juga jam yang mengingatkan kita kalau ini waktunya tidur.

Lain tempat kerja, lain pula seseorang bisa tidur sejenak di dini hari. Contohnya rumah sakit, yang mana saat sedang jaga malam sebagian orang harus tetap waspada jika keadaaan pasien ada yang memburuk. Atau seorang karyawan harus menyelesaikan laporan untuk pagi hari; yang menuntutnya harus mengerjakan tugas laporan sebelum ia bisa istirahat sejenak.

Pikiran pun menjadi tidak tenang dan cenderung menjadi lebih sensitif (mudah marah) karena kurangnya istirahat. Bahkan, kadar stres orang shift malam jauh lebih tinggi dibanding kerja di pagi atau siang hari. Jadi, yang jadwal kerjanya masih di pagi atau siang hari, bersyukurlah!

Bersyukurlah kalian karena bisa menikmati waktu malam untuk tidur. Begitu pulang dari tempat kerja, usahakan tidak membawa masalah kerja ke rumah. Bagaimana pun lelahnya atau capeknya sebuah pekerjaan, begitu mendengar waktu pulang atau waktu untuk istirahat pasti akan ringan juga.


Namun demikian, kita tetap harus bersyukur karena masih bisa disibukkan dengan pekerjaan ketimbang nganggur dan tidak berpenghasilan.
SHARE

Halabiyu

Medianya Urang Halabiyu

  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar